Sabtu, 21 November 2009

TRUTH ,CRY ,and LIE

0 komentar
a red rose cheeks
a drop of tear to weep
reminds me of you
a long side a sigh
a long side of cry

a soft summer rain, a smile that hides a pain
why should you be ashamed
cause in every life
a little rain must fall

and you are my friend
charmingly sentimental brain
there’s truth behind a cry
and there’s a cry behind a lie
on every words that come out strong
just let them go and lets get along

on every grudge and every fight
i miss u all day and night
have you had your time off today
to bring a cup of tea and smile away

sometimes I wonder
will ever see you
without all your game plan
when all you have is
nothing but a pure bliss

i will wait that day
when you can find your way
out of this maze of love
and you can laugh
to see cries and lies
cause you know better than me
only the truth will set you free

there’s a truth behind a cry
and there’s a cry behind a lie
on every thought that come out wrong
just learn from it and please stay strong

on every grudge and every fight
i miss u all day and night
it’s not easy to understand
but you must hold on you stand

i know you know, you know i know

there’s a truth behind a cry
and there’s a cry behind a lie
on every thought that come out wrong
just learn from it and please stay strong

there’s a truth behind a cry
and there’s a cry behind a lie
there’s a hope on every fright
there’s a light on every night

Rabu, 18 November 2009

JEMBATAN SURAMADU

0 komentar



Jembatan Nasional Suramadu ikut dipamerkan dalam acara The 8th International Conference of The Eastern Asia Society for Transportation Studies) (EASTS Conference) yang berlangsung 16-18 Nopember di Shangri-La Hotel Surabaya. Dipamerkannya jembatan tersebut adalah sebagai bukti bahwa bangsa Indonesia kini telah memiliki infrastruktur transportasi yang modern dan layak untuk dipamerkan pada negara lain.

Kasatker Pembinaan Proyek Pembangunan Jembatan Nasional Suramadu, Ir Yudha Handita pada saat pembukaan pameran, Senin(16/11) mengatakan, dalam pemeran tersebut, Suramadu memamerkan beberapa foto-foto perkembangan pelaksanaan pembangunan dari sejak awal pemancangan pertama hingga jembatan dalam kondisi utuh. Selain itu, tim juga memamerkan beberapa data yang berkaitan dengan proses konstruksi jembatan dan operasional dan data traffik lalu lintas pasca jembatan selesai dibangun. Juga ditampilkan penjelasan mengenai Structural Health Monitoring System (SHMS) yang saat ini tengah dalam persiapan pemasangan.

Dikatakannya, dilibatkannya Jembatan Suramadu dalam konferensi transportasi internasional tersebut sangatlah tepat. Karena hal itu cukup baik untuk pembelajaran, serta kemajuan sistem transportasi di Indonesia khususnya dalam pengadaan infrastruktur.

Peserta dari ITS Surabaya juga mempresentasikan makalah terkait dampak pembangunan Jembatan Suramadu terhadap sistem transportasi di wilayah sekitar, transportasi gas, transportasi logistik di berbagai sektor, dan masih lain di Jatim.

Konferensi ini dihadiri sekitar 22 negara dari Asia, Eropa dan Amerika. Ke-22 negara itu antara lain China, Mongolia, Jepang, Korea, Hongkong, India, Indonesia, Australia, Pakistan, Bangladesh, Amerika dan beberapa negara dari Eeropa.

Surabaya berhasil dipercaya sebagai tuan rumah, setelah sebelumnya sempat bersang ketat dengan kota Incheon (Korea Selatan) dan Sidney (Australia). “Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Surabaya karena tidak mudah untuk bisa ditunjuk sebagai tuan rumah kegiatan berskala internasional ini,” tutur Bambang Susantono, ketua umum MTI. Bahkan menurut Bambang, Surabaya berhasil menang sebagai tuan rumah setelah dilakukan pemilihan dalam dua putaran. Dengan cara itu kita berharap Indonesia dapat memanfaatkan momen tersebut untuk memperoleh solusi perbaikan sistem transportasi.

Dalam konfrensi ini, Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) akan mengusung dua agenda penting agar menjadi salah satu pembahasan dalam konferensi. Agenda pertama, yaitu menata sistem transportasi di Indonesia agar semakin nyaman dan aman. Karena selama ini, penataan sistem transportasi di Indonesia kurang maksimal. Akibatnya, masih sering dijumpai kecelakaan lalu lintas.

Agenda kedua, terkait keberadaan sepeda motor yang semakin tumbuh subur di Indonesia. Kondisi ini musti dicarikan jalan keluar, agar keberadaan sepeda motor di jalanan tidak menimbulkan kemacetan dan kecelakaan. Konfrensi ini membahas berbagai permasalahan transportasi yang selama ini dihadapi semua negara. Salah satunya yang paling banyak dihadapai adalah masalah kemacetan lalulintas.

MTI yang merupakan kumpulan para ahli dan praktisi bidang transportasi ini berharap kegiatan ini bisa lebih memberikan masukan bagi semua negara dalam mengatasi problem transportasinya.
 

HELLO MAMEEN Design by Insight © 2009